BANYUWANGI, Penablambangan.com – Komitmen Komisi IV DPRD Banyuwangi terhadap dunia pendidikan tak perlu diragukan. Hampir setiap kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan di daerah ini selalu menjadi perhatian utama para wakil rakyat yang duduk di komisi tersebut.
Namun, kiprah Komisi IV tak berhenti di ruang pendidikan saja. Komisi yang identik dengan bidang sosial, kesehatan, dan pembangunan ini juga memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai proyek infrastruktur di Banyuwangi berjalan sesuai rencana serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengawasan pendidikan, tetapi juga pada program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan pembangunan yang dijalankan Pemkab Banyuwangi betul-betul memberi dampak langsung bagi rakyat. Karena itu, kami rutin turun ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujar politisi PDIP tersebut.
Langkah turun langsung ke lapangan bukan hal baru bagi Komisi IV. Inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah-sekolah, proyek jalan, hingga fasilitas umum kerap dilakukan untuk memastikan mutu pelaksanaan program sesuai dengan target dan anggaran yang ditetapkan.
Komisi IV memiliki tiga fokus utama dalam menjalankan tugasnya. Pertama, memastikan mutu pendidikan di Banyuwangi terus meningkat—mulai dari regulasi PPDB, bantuan pendidikan, hingga sarana prasarana sekolah. Kedua, mengawasi pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan, dan fasilitas publik agar tepat sasaran. Ketiga, mendorong agar setiap kebijakan pemerintah di bidang pendidikan dan pembangunan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan hanya segelintir pihak.
Komisi IV DPRD Banyuwangi sendiri diketuai oleh Patemo (PDIP), dengan Yuliawan Bambang S. (Demokrat) sebagai Wakil Ketua dan Ratih Nurhayati (NasDem) sebagai Sekretaris. Sementara itu, posisi anggota diisi oleh lintas partai: Pramudita Maharani S (PDIP), Yusieni (Demokrat), Sofiandi Susiadi (Golkar), Umi Kulsum (Golkar), A. Taufik (PKB), Zaki Al Mubarok (PKB), Nunuk Sri Rahayu (NasDem), Zamroni (NasDem), Asrila Diska Rimunda (Gerindra), dan Suwito (Gerindra).
Patemo berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun laporan jika menemukan kejanggalan dalam penyelenggaraan pendidikan maupun pembangunan di wilayahnya.
“Kami selalu terbuka menerima masukan dan keluhan warga. Silakan datang ke Komisi IV, karena kami hadir untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.
Melalui kerja kolaboratif antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, Komisi IV DPRD Banyuwangi bertekad terus memperkuat kualitas pendidikan serta mendorong pembangunan yang berkeadilan dan merata di seluruh pelosok Bumi Blambangan.